Teknik Telekomunikasi adalah program studi yang berfokus pengembangan teknologi pada bidang telekomunikasi. Istilah “telekomunikasi” sendiri berasal dari dua kata, tele artinya jauh dan komunikasi yang artinya penyampaian informasi.

Program Studi Teknik Telekomunikasi akan mempelajari semua aspek tentang bagaimana kita berkomunikasi dalam jarak jauh, mulai dari sinyal, transmisi data, jaringan komputer, radio, teknologi radar, teknologi celuller, broadcast televisi dan satelit. Saat ini yang sedang menjadi trend di Teknik Telekomunikasi adalah pengambangan 5G dan 6G pada komunikasi Celuller.  Sebenarnya Teknik Telekomunikasi lebih ke teknik, rumus, model, dan algoritma sebagai dasar ilmu perkembangan teknologi – teknologi diatas. Untuk jadi produk tetap perlu ahli Elektronika untuk bikin Chip dan sebagainya.

Pada awalnya, Program Studi Teknik Telekomunikasi merupakan salah satu cabang dari teknik elektro, yakni bidang arus lemah. Karena perkembangan teknologi telekomunikasi yang sedemikian pesat, ilmu yang dipelajari juga semakin banyak dan menjadi jurusan tersendiri.

Teknik Telekomunikasi ITERA merupakan satu-satunya Program Studi Teknik Telekomunikasi yang berada di PTN dipulau Sumatera dan menjadi yang kedua di Indonesia setelah ITB.

Bagaimana Prospek Kerja Teknik Telekomunikasi?

Program Studi Teknik Telekomunikasi merancang profil lulusan untuk dapat diarahkan pada ruang lingkup pekerjaan secara global yaitu:

  1. Telecommunication Systems Engineer
  2. Telecommunication Designer
  3. Telecommunication Networks Engineer
  4. Telecommunication Consultant
  5. TV and Radio Broadcast Engineer
  6. Computer Networks Engineer
  7. Next-Generation Networks Designer
  8. Radio Frequency Engineer.

Beberapa prospek pekerjaan yang cukup baik untuk Program Studi Teknik Telekomunikasi di tingkat nasional, regional dan internasional seperti yang dipaparkan careerswales.com antara lain :

  1. Perusaahaan asing bidang telekomunikasi seperti : SIEMENS, NOKIA, HUA-WEI, dan lain-lain; merupakan prospek kerja utama seorang fresh graduate dari lulusan teknik telekomunikasi di tingkat internasional.
  2. Perusahaan telekomunikasi; Prospek kerja kedua bagi seorang fresh graduate dari lulusan Teknik Telekomunikasi adalah perusahaan telekomunikasi. Di Indonesia sangat dibutuhkan untuk penyediaan jaringan telekomunikasi mengingat jumlah penduduk berkisar antara 261 juta orang dan merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia. Sebanyak 30% dari total jumlah penduduk Indonesia merupakan pengguna layanan pita lebar (broadband). Pada tahun 2015, terdapat 72,7 juta jiwa merupakan pengguna internet aktif, dan mengalami peningkatan 28% dari tahun sebelumnya (Sumber: Data Statistik Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika 2015). Tempat kerja paling ideal untuk lulusan teknik telekomunikasi tentu di perusahaan telekomunikasi seperti Telkom, Indosat, XL, Tri dan Smartfren. Semua perusahaan ini adalah provider jaringan telekomunikasi mobile.
  3. Perusahan penyedia jaringan internet; Saat ini teknologi internet sangat dibutuhkan untuk pertukaran data dan informasi. Perusahaan penyedia jaringan internet sangat membutuhkan fasilitas jaringan internet yang berkualitas dan memadai. Sehingga membutuhkan sarjana Teknik Telekomunikasi agar dapat merancang dan merawat fasilitas jaringan internet. Saat ini banyak Perusahaan jaringan internet atau ISP seperti Biznet, Lintasarta, Firstmedia, dll.
  4. Badan pemerintah; Besarnya beban kerja pemerintah sehingga membutuhkan pelayanan yang cepat dan efisien. Saat ini bentuk pelayanan pemerintah banyak dilakukan melalui web dan media sosial. Besarnya traffic pelayanan membutuhkan jaringan telekomunikasi yang memadai agar memudahkan segala macam bentuk pelayanan.
  5. Industri perbankan dan keuangan; Industri perbankan dan keuangan sangat membutuhkan jaringan telekomunikasi untuk memudahkan transaksi keuangan, seperti transaksi keuangan pada Automated Teller Machine (ATM), sms banking, dan transfer dana.
  6. Industri minyak dan pertambangan; Industri minyak dan pertambangan biasanya berada pada remote area atau daerah terpencil. Dibutuhkan media komunikasi yang memadai agar para pekerja dan mesin dapat saling berkomunikasi sehingga pekerjaan berjalan optimal dan aman.
  7. Industri penerbangan dan pesawat terbang; Pesawat terbang pasti membutuhkan media komunikasi agar pesawat tidak saling bertabrakan dan berjalan optimal. Selain itu media komunikasi juga membantu para awak pesawat menetukan lokasi ketika mengalami kecelakan.
  8. Angkatan bersenjata dan maritim; Para angkatan bersenjata biasanya ditempatkan di daerah terpencil dan di laut lepas. Agar dapat menentukan lokasi pasukan maupun berita di lokasi peperangan secara akurat, media komunikasi yang handal dan canggih sangat diperlukan.
  9. Industri tenaga listrik; Listrik saat ini merupakan energi yang sangat dibutuhkan masyarakat maupun industri untuk keperluan sehari-hari atau operasi. Pembangkit listrik saat ini membutuhkan perawatan khusus agar dapat beroperasi optimal. Perawatan yang efisien agar pembangkit beroperasi optimal membutuhkan media komunikasi dan jaringan yang memadai.
  10. Industri penyiaran; Penyiaran saat ini membutuhkan media komunikasi seperti TV, radio, komputer, dan perangkat mobile dalam menjalankan bisnisnya. TV, radio, komputer, dan perangkat mobile merupakan perangkat telekomunikasi yang sangat membutuhkan sarjana Teknik Telekomunikasi agar kualitas penyiaran baik dan memadai agar pelanggan tidak dirugikan.
  11. Akademisi, Lulusan juga bisa melanjutkan studi di bidang teknik dan selanjutnya bisa berkarir menjadi akademisi sebagai dosen untuk mata kuliah jaringan di berbagai program studi teknik yang relevan.