• Informasi Umum
  • Profil
  • Kurikulum
  • Dosen
  • Lulusan

Program Studi Arsitektur

Setiap saat kita melihat bangunan-bangunan nan indah, berseni dan megah di sekitar kita, pikiran kita akan melayang pada satu kata yang tidak asing lagi : ARSITEK. Ya benar sekali, arsitek memang sangat erat kaitannya dengan bangunan-bangunan indah di sekitar kita. Seseorang dapat disebut arsitek setelah menyelesaikan pendidikan di program studi Arsitektur.

Arsitektur merupakan ilmu dan seni dalam mendesain dan merancang bangunan dan struktur. Pada intinya, Arsitektur bertujuan untuk menciptakan sebuah ruang untuk kebutuhan manusia. Desain dan rancangan seorang arsitek memiliki karakteristik tertentu yaitu kegunaan, kekokohan dan keindahan. Jadi, suatu bentuk yang dirancang oleh seorang arsitek haruslah memiliki fungsi dan juga memiliki nilai estetika (keindahan). Dan hal itu tidak mudah, seringkali kita temukan bangunan yang indah namun fungsinya tidak terlalu diperhatikan, ataupun sebaliknya suatu bangunan yang hanya mementingkan fungsi namun tidak memperhatikan keindahannya. Konsep-konsep tersebutlah yang dipelajari pada Program Studi Arsitektur.

Keilmuan Arsitektur tidak berdiri sendiri namun terkait dengan ilmu-ilmu lainnya. Misalnya saja untuk mengetahui temperatur ruangan yang sesuai maka teman-teman saat menjadi mahasiswa Arsitektur harus mempelajari fisika bangunan yang merupakan bahan kajian Teknik Fisika. Sedangkan untuk mendesain sistem mekanikal-elektrikal, dibutuhkan kerjasama dengan Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Namun yang paling berkaitan erat adalah dengan program studi Teknik Sipil serta Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).

Selama masa kuliah, mahasiswa akan menghabiskan waktu paling banyak di studio. Karena fokusnya adalah pada mendesain. Selain proses pengerjaan desain di studio dan belajar teori di ruang kuliah, mahasiswa juga akan belajar dan melihat kondisi luar pada saat kegiatan ekskursi. Karena seorang calon arsitek sangat membutuhkan banyak sumber-sumber ide, dan dengan semakin banyak melihat kondisi serta bangunan-bangunan yang sudah ada, akan semakin banyak pula ide yang disimpan oleh mahasiswa tersebut.

Profil Program Studi

Program studi arsitektur di itera dibuka pada pertengahan tahun 2016. Prodi arsitektur itera mendidik para mahasiswa untuk siap bekerja dalam bidang perancangan arsitektur selama 8 semester. Sejak semester pertama mahasiswa dikenalkan dengan dunia arsitektur dan diajarkan keterampilan menggambar, di samping mata kuliah umum lainnya. Inti dari pada pendidikan arsitektur adalah mata kuliah studio. Dalam mata kuliah ini mahasiswa belajar merancang mulai dari unsur bangunan hingga merancang bangunan bertingkat banyak. Di semester akhir, mahasiswa disyaratkan mengambil tugas akhir berupa perancangan sebuah bangunan atau kompleks bangunan secara lebih mandiri daripada pada semester semester sebelumnya.

Kemampuan menggambar tangan sangat penting bagi mahasiswa arsitektur. Bagi mahasiswa yang kurang berbakat menggambar hal ini bukanlah merupakan masalah. Mereka akan berlatih di studio. Menggambar dengan tangan bukanlah merupakan satu-satunya metoda merancang. Mahasiswa juga akan dilatih merancang dengan menggunakan maket dan aplikasi komputer untuk merancang bangunan dan atau kompleks bangunan. 

Mahasiswa diajarkan untuk merancang bangunan dengan mempertimbangkan aspek fungsi kekokohan dan estetika. Selain itu mereka juga harus mempertimbangkan aspek perilaku penghuni, aspek perkotaan, lingkungan,  struktur dan konstruksi bangunan, mekanikal dan elektrikal. 

Mahasiswa Prodi arsitektur itera datang dari berbagai penjuru Sumatera, mulai dari provinsi Aceh hingga ke provinsi Lampung. Bahkan ada yang datang dari DKI, provinsi Jawa barat hingga provinsi Jawa tengah.

Kurikulum

Tahap Persiapan bersama            : 2 semester, 36 SKS

Tahap Sarjana                                 : 6 Semester, 108 SKS

Wajib    : 100 SKS

Pilihan  : 8 SKS

Total SKS             : 144 SKS

PROFIL DOSEN

DOSEN

KOMPETENSI

Ir. Eko Purwono, MS. Arch.S

Teori, Kritik dan Sejarah Arsitektur

A Dwi Eva Lestari, S.T., M.Sc.

Teori, Kritik dan Sejarah Arsitektur

Guruh Kristiadi Kurniawan, S.T., M.T.

Urban Design

Adelia Enjelina Matondang, S.T., M.T.

Real Estate

Rendy Perdana Khidmat, S. Pd., M. Eng.

Sains & Teknologi Bangunan

A. Asrul Sani, S.T., M.T.

Perancangan Arsitektur

Melati Rahmi Aziza, S.T., M.T.

Teori, Kritik dan Sejarah Arsitektur

Muhamad Shoful Ulum, ST., MT.

Sains & Teknologi Bangunan

Elisabet Nungky Septania, S.T., M.Sc.

Urban Design

Stirena Rossy Tamariska, S.T., M.Ars.

Perumahan & Pemukiman

Hendra Frisky, S.T., M.Arch

Teori, Kritik dan Sejarah Arsitektur

Ferdiansyah, S.T., M.Arch

Urban Design

David Ricardo, ST., MT.

Sains & Teknologi Bangunan

Antusias Nurzukhrufa, ST., M.Ars

Real Estate

PROSPEK KARIR

 

  • Instansi Pemerintah

 

Seorang alumni Arsitektur biasanya berperan sebagai perencana dan manajer proyek. Contoh : Dinas Pekerjaan Umum, Badan Perencanaan Daerah, dsb.

 

  • Architect in house

 

Pada beberapa perusahaan, terutama perusahaan besar biasanya memiliki beberapa arsitek khusus yang dipekerjaan untuk membangun kantor, rumah dinas, dan prasarana lain yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Contoh : Pertamina, Bank Indonesia, dll.

Konsultan Arsitektur Seorang lulusan Arsitektur dapat bekerja dan memberikan jasa profesional sebagai desainer dan konsultan.

 

  • Pendidikan dan penelitian

 

Seorang lulusan Arsitektur dapat melanjutkan jenjang sekolah dan menjadi pengajar, ataupun menjadi peneliti khusunya di bidang urban development.

 

  • Kontraktor dan Manajemen proyek
  • QuantitySurveyor

 

Seorang lulusan Arsitektur dapat berperan sebagai Quantity Surveyor (QS). Seorang QS mengenal bahan-bahan bangunan dengan baik. Ia dapat memberikan masukan mengenai bahan terbaru pada saat arsitek merancang. Pada saat bangunan telah selesai dirancang, QS menghitung berapa biaya yang diperlukan untuk membangunnya.

 

  • Properti

 

Seorang lulusan Arsitektur dapat berprofesi sebagai marketing associate dan project manager

 

  • Multimedia, TV, tim kreatif Production House

 

Karena basis keahliannya dalam mendesain, seorang alumni Arsitektur dapat pula terjun di bidang kreatif seperti multimedia, dsb.

 

  • Bidang lainnya

 

Banyak lulusan Arsitektur yang berprofesi di bidang lainnya misanya perbankan, ataupun menjadi wiraswasta.