• Profil
  • Kurikulum
  • Dosen
  • Lulusan

Program Studi Teknologi Pangan

Program Studi Teknologi Pangan Institut Teknologi Sumatera merupakan program studi yang menyelenggarakan program pendidikan tingkat sarjana (S1) dengan fokus pada bidang aplikasi dari ilmu pangan. Cakupan ilmu teknologi pangan meliputi mata rantai penanganan bahan pangan mulai dari tahap pascapanen, proses pengolahan menjadi produk pangan siap dikonsumsi, hingga proses penyimpanan dan distribusi produk pangan. Program Studi Teknologi Pangan akan terus berkembang seiring dengan perkembangan industri pangan nasional maupun global.

Visi

“Menjadi program studi yang unggul dan berkualitas secara global, di bidang Teknologi Pangan dalam Pengembangan Pangan lokal yang inovatif untuk mendukung pembangunan Sumatera dan Indonesia.”

 

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang beorientasi dalam menghasilkan lulusan yang berjiwa technopreneur, berwawasan luas, dan berintegritas di bidangnya.
  2. Mengembangkan penelitian yang inovatif di Bidang Pangan berbasis Sumber Daya lokal Sumatera
  3. Mengembangkan Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berkelanjutan dan beorientasi pada pengembangan potensi Sumber Daya lokal.
  4. Menjalin kerja sama yang profesional dan berkesinambungan dengan stakeholders di bidang pangan untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma

 

Kurikulum Program Studi

nstitut Teknologi Sumatera memiliki kurikulum ITERA yang telah disesuaikan dengan kebutuhan Sumatera dan Indonesia di masa kini dan mendatang. Pun dengan Program Studi Teknologi Pangan, kurikulum juga telah dirancang dan disesuaikan dengan kebutuhan Sumatera dan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di Sumatera dan Indonesia.

Program Studi Teknologi Pangan akan senantiasa berkembang untuk dapat menyesuaikan dan menyiapkan lulusan yang kompetitif dan mampu bersaing di global, serta mampu memanfaatkan sumber daya alam dan mengembangkan Sumatera.

Ranah Pembelajaran
 
  • Kimia dan Gizi Pangan
  • Rekayasa Proses Pengolahan pangan
  • Manajemen Mutu dan Keamanan Pangan
  • Kewirausahaan
  • Mikrobiologi dan Bioteknologi

Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi

https://tp.itera.ac.id/

Staff Pengajar

  1. Ir. Yazid Bindar, M. Sc., Ph. D

KK : Teknologi Pengolahan Pangan dan Biomassa

  1. Lasuardi Permana, S.T.P., M. Sc

KK : Rekayasa Proses Pengolahan Pangan (Food Shelf life and Packaging, Bakery Technology)

  1. Hesti Ayuningtyas, S.T.P., M.Sc

(KK : Kimia dan Gizi Pangan (Lipid Technology)

  1. Vita Fitriani, S.T.P., M. Sc

KK : Rekayasa Proses Pengolahan Pangan (Food Bioactive Characterization, Postharvest Technology)

  1. Dea Tio Mareta, S.T.P., M. Sc

KK : Kimia dan Gizi Pangan (Functional Food)

  1. Sellen Gurusmatika, S.T.P., M. Sc

KK : Kimia dan Gizi Pangan (Immune System from Food)

  1. Amalia Wahyuningtyas, S.Si., M. Sc

KK : Kimia dan Gizi Pangan (Food Hydrocolloids)

Profil Lulusan

Kegiatan akademik Program Studi Teknologi Pangan dijabarkan ke dalam kurikulum yang didasarkan pada empat pilar utama teknologi pangan, yaitu: (1) kimia pangan, (2) mikrobiologi pangan, (3) gizi pangan, dan  (4) rekayasa proses pengolahan pangan. Selain empat pilar tersebut, kurikulum Prodi Teknologi Pangan mencakup berbagai aspek lain yang mendukung mata rantai penanganan bahan pangan dan ciri khas dari kurikulum prodi Teknologi Pangan ITERA dan direpresentasikan ke dalam mata kuliah manajemen mutu, regulasi dan keamanan pangan, perilaku konsumen, inovasi produk pangan, dan bisnis pangan. Sehingga diharapkan lulusan Prodi Teknologi Pangan ITERA dapat memiliki profil sebagai berikut :

  1. Menjadi entrepreneur di bidang pangan yang berkontribusi terhadap terciptanya lapangan pekerjaan
  1. Bekerja sebagai praktisi profesional di industri pangan baik industri milik BUMN maupun swasta di skala nasional maupun multinasiona, yaitu di bagian:
    1. Research and Development
    2. Quality Assurance atau Quality Control
    3. Unit Produksi, pengemasan, dan Penggudangan
    4. Unit Pengolahan Limbah

 

  1. Menjadi peneliti di bidang teknologi pangan pada instansi atau lembaga-lembaga penelitian pemerintah (BPOM, LIPI, BPPT, BPTP, Puslit Kopi teh kakao, dll) maupun
  1. Menjadi Konsultan di Bidang Pangan yang memberikan kontribusi penyelesaian masalah di Lembaga atau Industri Pangan
  1. Melanjutkan studi ke jenjang S2/S3 yang berorientasi menjadi peneliti dibidang pangan maupun sebagai tenaga pendidik (dosen) di bidang teknologi pangan yang mengemban tugas pengembangan ilmu dan sumber daya manusia melalui pendidikan