JALUR SBMPTN

Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

Tentang SBMPTN

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), siswa yang tercatat lulus Pendidikan Menengah (SMA/MA/SMK) pada tahun 2022 (tahun ijazah 2022) dapat mengikuti seleksi untuk melanjutkan studi di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggunakan hasil Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. UTBK merupakan tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh LTMPT. LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Pelaksanaan UTBK oleh LTMPT memiliki keunggulan karena hasil tes kredibel, terstandar dan nilai diberikan secara individu kepada peserta.

Sejak tahun 2019 SBMPTN menggunakan hasil UTBK dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. UTBK merupakan tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh LTMPT. LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Pelaksanaan UTBK oleh LTMPT memiliki keunggulan karena hasil tes kredibel, terstandar dan nilai diberikan secara individu kepada peserta.

UTBK 2022 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2020, 2021, dan 2022 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK dan sederajat), serta lulusan Paket C tahun 2020, 2021, dan 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022). Keikutsertaan dalam UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti SBMPTN.

Ketentuan Umum SBMPTN

  1. Materi Tes: TPS, Bahasa Inggris, dan TKA.
  2. Metode Tes: Ujian Tulis Berbasis Komputer
  3. Kelompok Ujian: Saintek atau Soshum atau Campuran
  4. Kesempatan Tes: setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti 1 (satu) kali
  5. Hasil Tes: Setiap peserta akan diberikan hasil tes secara individu

Persyaratan SBMPTN

  1. Memiliki Akun LTMPT yang sudah permanen.
  2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  3. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2022 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022).
    Catatan:
    Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan: 
    • foto terbaru (berwarna)
    • stempel/cap sekolah
    • tanda tangan Kepala Sekolah
  4. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2020 dan 2021 atau lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
  5. Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, dan 2022.
  6. Persyaratan Tes Peserta:
    1. peserta yang akan memilih prodi Saintek maka mengikuti TPSBahasa Inggris, dan TKA Saintek;
    2. peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPSBahasa Inggris, dan TKA Soshum; dan
    3. peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPSBahasa InggrisTKA Saintek dan TKA Soshum.
  7. Khusus Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA saja.
  8. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  9. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.
  10. Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra
  11. Membayar biaya UTBK melalui bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI
  12. Memiliki Akun LTMPT yang sudah permanen.
  13. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  14. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2022 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022).
    Catatan:
    Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan: 
    • foto terbaru (berwarna)
    • stempel/cap sekolah
    • tanda tangan Kepala Sekolah
  15. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2020 dan 2021 atau lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
  16. Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, dan 2022.
  17. Persyaratan Tes Peserta:
    1. peserta yang akan memilih prodi Saintek maka mengikuti TPSBahasa Inggris, dan TKA Saintek;
    2. peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPSBahasa Inggris, dan TKA Soshum; dan
    3. peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPSBahasa InggrisTKA Saintek dan TKA Soshum.
  18. Khusus Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA saja.
  19. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  20. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.
  21. Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra
  22. Membayar biaya UTBK melalui bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.

Materi UTBK SBMPTN

  1. Tes Potensi Skolastik (TPA)
    • TPS mengukur Kemampuan Kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Dalam TPS yang akan diuji adalah Kemampuan Penalaran UmumKemampuan KuantitatifPengetahuan dan Pemahaman Umum, serta Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis. Kemampuan kuantitatif akan mencakup Pengetahuan dan Penguasaaan Matematika Dasar.
  2. Tes Kemampuan Bahasa Inggris
    • Mengukur kemampuan Bahasa inggris yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran di perguruan tinggi.
  3. Tes Kemampuan Akademik (TKA)
    • Mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten matapelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes adalah pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Kelompok Ujian UTBK SBMPTN

Kelompok ujian pada UTBK dibagi menjadi 3 (tiga) sebagai berikut.

  1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Alokasi 195 menit.
  2. Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).  Alokasi 195 menit.
  3. Kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek, dan TKA Soshum.  Alokasi 285 menit.

Portofolio SBMPTN

Portofolio ada 10 jenis, sebagai berikut (Informasi Umum Portofolio Bidang Seni dan Olahraga SNMPTN-SBMPTN 2022):

  1. Olahraga; 
  2. Seni Rupa, Desain, dan Kriya [Template Jalur SNMPTN] [Template Jalur SBMPTN]; 
  3. Tari (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Tari); 
  4. Teater (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Teater/Drama); 
  5. Musik (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Musik); 
  6. Seni Karawitan; 
  7. Etnomusikologi; 
  8. Fotografi; 
  9. Film dan Televisi; 
  10. Seni Pedalangan.

Informasi umum dan panduan portofolio dapat dilihat di menu unduhan pada website LTMPT.

Adapun program studi di ITERA yang men-syaratkan Portofolio Seni Rupa, Desain dan Kriya adalah Program Studi Arsitektur dan Desain Komunikasi Visual .

Pilihan Program Studi

Setiap siswa diperbolehkan memilih dua program studi pada satu PTN atau masing-masing satu prodi pada dua PTN.

Tahapan Pendaftaran UTBK-SBMPTN

Secara umum tahapan pendaftaran UTBK-SBMPTN sebagai berikut:

  1. Registrasi Akun LTMPT
    • Wajib bagi semua calon pendaftar UTBK-SBMPTN menggunakan NISNNPSN, dan Tanggal Lahir di laman https://portal.ltmpt.ac.id
  2. Login
  3. Memilih Menu Verifikasi dan Validasi Data
    • mengisi biodata, unggah pas foto berwarna terbaru, dan verifikasi biodata
  4. Memilih Menu Pendaftaran UTBK-SBMPTN
    • Melengkapi (1) Biodata, (2) Memilih Program Studi, (3) Mengunggah Portofolio, (4) Memilih Pusat UTBK PTN, dan (5) mendapatkan Slip Pembayaran
  5. Membayar di Bank
    • Pembayaran biaya dilakukan di bank Mitra (Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI) menggunakan slip pembayaran yang harus dilakukan paling lambat 1×24 jam.
  6. Mencetak Kartu Peserta UTBK-SBMPTN
  7. Mengikuti UTBK
    • Sesuai informasi di Kartu Peserta UTBK-SBMPTN

Biaya UTBK-SBMPTN

Biaya yang harus dibayarkan terbagi dua berdasarkan kelompok UTBK:

  1. Rp200.000,- (dua ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum.
  2. Rp300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian Campuran.

Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

Jadwal Kegiatan SBMPTN

Jadwal kegiatan SBMPTN mulai dari pendaftaran, pengumuman hasil hingga kegiatan daftar ulang dapat dilihat pada link terlampir.

Daftar Ulang Peserta SBMPTN

Peserta SBMPTN  yang telah dinyatakan lulus di ITERA diwajibkan untuk melakukan pengisian Data Induk Mahasiswa (DIM).

Data ini akan digunakan seterusnya semasa kuliah, serta akan digunakan untuk penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa selama menjadi mahasiswa ITERA. Isilah DIM tersebut dengan baik dan benar untuk membantu kami dalam penentuan UKT Anda. Pengisian yang tidak baik dan benar tentu  akan membuat Anda mendapatkan hasil yang tidak sesuai.

Setelah calon mahasiswa baru mengisi data DIM kemudian camaba akan diminta untuk datang langsung ke ITERA untuk melakukan Verifikasi Berkas Fisik di Gedung E/Gedung Bandar Lampung dengan membawa berkas asli sesuai dengan yang ada di Kartu DIM.

Adapun jadwal dari masing-masing tahapan daftar ulang peserta dapat di lihat di halaman Tanggal Penting SBMPTN.

Program Studi

39 Program Studi Sarjana Unggulan di ITERA